
Kelinci Jumbo
Aku membuka mataku. Pagi menjenguk seakan mengusirku dari bunga tidur yang indah.<tadinya begini:
,,, jadi begini:
> Seperti biasanya, aku pun mulai beraktifitas dan langsung menyapa sepeda biruku
lalu keliling kompleks bersama Anati
<tapi nggak sampe kayak gini lho:
>. Ku hirup embun pagi yang segar.
Udara pagi atau bisa ku bilang subuh. Ku lihat lampu jalanan masih berbinar menghiasi jalanan, masih tersisa cahaya rembulan yang begitu terang, dan tak tampak kerumunan sepeda seperti biasanya di saat petang. Aku dan adikku bersepeda dengan senyum indah terpajang. Hhe…
Mengelilingi deretan rumah yang tak lagi asing bagiku.
Seperti yang semua orang ketahui, waktu akan terus berjalan. Kami terus bermain serta bersepeda sampai matahari menjemput. Gelora sinarnya memancar dan menerangi dunia, termasuk rumah tetanggaku. Dan saat itu pula aku melihat seekor kelinci besar. Saking besarnya, ia bisa memanjat atau meloncat dinding tinggi <karena ketakutan.
hhe…> Aku menamai kelinci tersebut… Si Jumbo! Hi… hi…









wah!!! bog kmu bagussssssssss bgt!!!!!
Makasih… Kamu punya blog nggak?
Blognya keren banget ron..!!
makasih.. kamu punya blog g?